Minggu, 12 Februari 2012

bahasa dan keberuntungan

Bahasa & Keberuntungan
Oleh: Arif Setyawan

Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa symbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, Keraf dalam smarapradhipa(2005:1)
“Bahasa,” adakah orang yang hidup tanpa menggunakan bahasa? Salah satu atau bahkan satu-satunya cara manusia berinteraksi dengan dengan sesama adalah dengan menggunakan bahasa. Berbagai macam bahasa digunakan, dari bahasa lisan, tulisan, bahasa tubuh ataupun bahasa isyarat. Bahasa lisanlah yang setiap saat digunakan oleh orang yang bisa berbicara. Kali ini saya akan menghubungkan bahasa tersebut dengan keberuntungan.
Bahasa lisanpun sangat bermacam-macam. Hampir di setiap negara berbeda bahasa, banyak juga si yang bahasanya sama,hehehe. Kali ini yang dibahas merupakan bahasa nasional maupun internasional bukan bahasa daerah. Misalnya bahasa kita sendiri bahasa Indonesia, bahasa mandarin, bahasa arab, bahasa perancis, bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional dan masih banyak yang lain.
Menguasai bahasa asing khususnya bahasa internasional yaitu bahasa inggris sangatlah penting. Menguasai bahasa asing tak lain bertujuan untuk mendukung seseorang mencapai kesuksesan. “penting banget menguasai bahasa asing terutama bahsa inggris, seenggaknya kalo mau ngelamar kerja, ada beberapa instansi yang mewajibkan calon karyawannya bisa berbahasa inggris”(coretan putri). “penting dong, kapan atau gimanapentingnya pasti suatu saat nanti diperlukan. So menguasai bahasa asing pasti sangat erat kaitannya dengan kesuksesan.
Ada beberapa contoh yang menurut saya bahasa merupakan faktor keberuntungan dalam meraih prestasi atau kesuksesan beberapa orang. contoh yang pertama adalah Adam Khoo. Adam Khoo is an entrepreneur, a best-selling author and a peak performance trainer. A self-made millionaire by the age of 26, he owns and runs several businesses in education, training, event management and advertising, all with a combined annual turnover of $30 million. He is the Executive Chairman and Chief Master Trainer of Adam Khoo Learning Technologies Group Pte Ltd and a director of seven other private companies. Adam is also a member of the Singapore Chapter of the Young President’s Organization (YPO).(http://www.adam-khoo.com/about/ ). selain itu dia termasuk orang bodoh di kalangannya. Menurut saya dia didukung oleh bahasa nasional yang digunakan di Singapoor yaitu bahasa inggris selain dengan kerja kerasnya. Andai dia hidup di indonesia sejak kecil gimana ya? Gimana mau belajar bahasa inggris, dia kan bodo, hehehehe... yang kedua banyak orang yang menggunakan bahasa arab sebagai bahasa nasionalnya, dan banyak diantara mereka yang hafal Al-Quran. Y mungkin sama halnya dengan Adam khoo.
Terus berarti kita yang hidup di Indonesia tidak beruntung dong? Kan kita ga pake bahasa inggris atau arab sejak kecil. Hohohoho… hal itu salah besar, kita yang terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari justru sangat beruntung menurut saya. Saya katakana kita beruntung karena kita bisa mempelajari berbagai macam bahasa yang beberapa diantaranya merupakan kebutuhan bagi kita. Jadi kita kan bisa menguasai beberapa bahasa. Berbeda dengan orang-orang yang menggunakan bahasa inggris dalam kesehariannya, sebagian besar mereka hanya menguasai satu bahasa, karena satu bahasa mungkin cukup bagi mereka.
Tulisan ini saya buat hanya untuk refreshing saja,,just guyon.hehhee…semoga bermanfaat ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar